Senin, 31 Januari 2011

HR Rasuna Said, Siapakah Beliau?

Kali ini saya akan berbagi cerita tentang salah satu pahlawan Nasional yang selama ini mungkin namanya tidak asing bagi kita. Apalagi yang sering mondar-mandir ke Kuningan, Jakarta Selatan. Karena nama beliau diabadikan menjadi salah satu nama jalan protokol di Kuningan, Jakarta Selatan. Awalnya saya juga agak heran, nama Pahlawan satu ini tidak begitu saya tahu, apalagi saya hafal. Siapa lagi kalau bukan H.R. Rasuna Said, Suer nama beliau juga   baru-baru ini saya kenal sejak awal saya mukim di Tangerang (sampai hari ini sudah hamper 4 tahun), dan ini juga karena seringkali menghadiri acara-acara di Jakarta, dan sering lewat jalan berikut, Cuma waktu itu bener-bener gak kepikiran saya, kalau nama Rasuna Said itu diambil dari nama Pahlawan Nasional yang notabene-nya adalah Wanita dari Sumatera Barat. MasyaAllah, saya malu sekali sejak beberapa tahun saya di Jakarta saya bahkan tidak tahu persis siapa beliau. Bodohnya saya, saya benar-benar malu pada diri saya sendiri ketika saya tahu bahwa beliau, HR Rasuna Said adalah Pahlawan Nasional Wanita. So, Yuk simak sebentar temen-temen. Nih foto beliau sebagai bukti ya :)


Mungkin ada sahabat yang belum tahu juga. Moga saja prasangka saya salah, yang artinya temen-temen tahu siapa beliau sebenarnya. Kalau saya sendiri memang dari sejak SD sampai SMA hafalnya cuma  nama-nama pahlawan dari mulai Diponegoro, Imam Bonjol, Cut Nyak Dien, dan satu paket pahlawan Revolusi yang sering menghiasi sudut-sudut tembok di sekolah yang biasanya kita pasang saat hari Pahlawan atau saat ada penilaian kelas teladan.
Nah makanya saya merasa kita perlu tahu siapa beliau. Hajjah Rangkayo Rasuna Said, lahir di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 14 September 1910. Beliau adalah salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia dan juga merupakan pahlawan nasional Indonesia.Tidak jauh beda dengan Kartini, beliau  juga memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan wanita.
Beliau sangat mahir dalam berpidato yang isinya mengecam secara tajam ketidak adilan pemerintah Belanda, sehingga beliau sempat ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang.
H.R. Rasuna Said Muda adalah seorang pemudi yang  mempunyai kemauan yang keras dan berpandangan luas. Awal perjuangan beliau dimulai dengan beraktifitas di Sarekat Rakyat sebagai Sekretaris cabang dan kemudian menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI).
Pada masa pendudukan Jepang, beliau ikut serta sebagai pendiri organisasi pemuda Nippon Raya di Padang yang kemudian dibubarkan oleh Pemerintah Jepang.
H.R. Rasuna Said duduk dalam Dewan Perwakilan Sumatera mewakili daerah Sumatera Barat setelah Proklamasi Kemerdekaan, diangkat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (DPR RIS), kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung sejak 1959 sampai akhir hayat beliau.
H.R. Rasuna kemudian diangkat sebagai Pahlawan Nasional dengan Surat Keputusan Presiden R.I. No. 084/TK/Tahun 1974 tanggal 13 Desember 1974.
Sebagai wujud rasa bangga dan wujud terimakasih atas setiap perjuangan beliau, maka namanya pun diabadikan sebagai salah satu nama jalan protokol di Kuningan, Jakarta Selatan. 

Bangsa yang besar, adalah bangsa yang pandai menghargai jasa pahlawannya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Rasuna_Said & berbagai sumber

Selasa, 25 Januari 2011

Kenapa makan dan minum harus duduk sih?

Bagaimana keseharian kita saaat makan ataupun minum? Apakah kita mengikuti cara Rosulullah, Nabi Muhammad SAW? Jika jawabannya ya, kita pantas bersyukur lho, karena cara seperti ini ternyata memang benar adanya, medis pun setuju dengan anjuran ini. Tahu tidak sebenarnya alasan kenapa Nabi Muhammad menganjurkan  makan dan minum dalam posisi duduk? Tahu tidak? Hayo jangan ikut-ikutan aja nih, harus tahu alasannya lho. Simak terus ya kalau ingin tahu alasannya.

Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu kebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi)
bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim).
Anjuran Rosul sendiri tidak main-main lho, pasti ada alasan kenapa beliau melarang kita makan dan minum sambil berdiri. Nih dia rahasia medisnya :

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat,lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan.
 
Namun memang pernah sesekali  Rasulullah berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!

Bahkan kata Dr. Ibrahim Al-Rawi menerangkan jika manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang. Organ keseimbangan dalam pusat syaraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semu otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan sempurna. Hal ini kata beliau merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf terpenting pada saat makan da minum.
Sehingga untuk mendapatkan ketenangan itu kata beliau adalah pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga system pencernaan dalam keadaan siap untuk nerima makanan dan minuman dengan cara cepat. 

Bahkan Dr. Al-rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.

Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa-bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang cukup parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Ternyata bisa separah ini lho akibat dari makan dan minum berdiri itu.

Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.

Jadi ilustrasi jika kita minum dengan cara duduk adalah seperti ini. Dimana air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringter. sfringter sendir adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah, jika kita minum berdiri air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing adalah salah satu akibat dari minum berdiri.

Begitu juga kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Nah gimana? Cukup memberikan jawaban kan, kenapa kita tidak boleh makan dan minum dengan berdiri?
Sekarang kita jadi tahu apa manfaatnya dari sunnah Rosul, makan dan minum dengan duduk. Nah, kita mulai aplikasikan dikeseharian kita yuk. Kalau ada yang lupa dan tidak sengaja, boleh lho saling mengingatkan. Kan muslim yang baik adalah yang saling nasehat menasehati dalam kebaikan.

Sumber : http://www.lintasberita.com//go/1207270 (diakses tgl : 26 januari 2011)
               http://islamarket.net/  (diakses tgl : 26 januari 2011)

Senin, 24 Januari 2011

Sukses Dengan Passion-mu

Pernahkah dibenak kita, kita rasakan perang berkecamuk antara keinginan dan kondisi kita? Mungkin kita pernah menemui hal ini, atau bahkan mengalami sendiri.  Mungkin pernah bertanya pada hati kita, mau jadi apa ya nanti “gue”? Apa gue harus kerja sesuai basic yang sekarang gue geluti? Padahal gue sama sekali tidak tertarik.

Hal inilah yang sering menjadi dilema dalam diri kita. Pernah lihat film 3 Idiots? Pasti tahu siapa Farhan? Yah, dia adalah salah satu orang yang mampu menemukan jati diri, serta lentera jiwanya.

Yah, Farhan adalah anak cerdas, dengan nilai terbaik saat SMA. Orang tuanya sangat ingin dia kuliah di Universitas ternama di India. Kedua orang tuanya sangat menghendaki Farhan untuk menjadi seorang Insinyur dibidang Teknik. Di sisi lain  Farhan tidak merasakan adanya chemistry dengan bidang yang Ia pelajari sekarang. Sebenarnya Farhan adalah peminat bidang fotografi binatang. Karena dia tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka Ia turuti harapan orang tuanya, yang sebenarnya menjadi beban mental bagi dirinya. Sehingga meski ia paksakan belajar tetap saja hasilnya tidak pernah memuaskan. Singkat cerita Ia pun bertemu dengan sahabat yang menyadarkan dia, membantu Farhan menemukan lentera jiwanya. Memberanikan diri untuk keluar dari beban yang selama ini menghantuinya. Dan akhirnya dengan segala cara Ia ungkapkan bahwa minat dan “passion” dia adalah menjadi animal photographer, bukan menjadi Engineer. Akhirnya sang bapak luluh, dengan alasan yang  dikemukakan Farhan.
Hehehe, gak nyambung emang sama bahasan kali ini. Tapi itu sekedar prolog buat “membangunkan” kita.

Saya tidak akan mengkritisi tentang film ini, saya hanya mengutip kegigihan seorang Farhan. Yang secara garis besar cerita tentang Farhan ini memberikan gambaran nyata tentang definsi “passion” yang entah berapa kali diteriakkan dengan lantang oleh Bang Yoris.

Yah, saya tercengang dan kagum saat mendengarkan presentasi bang Yoris Sebastian (Author dari Creative junkies, Music Entrepreneur, Konsultan, dan Public speaker) yang saya ikuti pada hari ke-2 acara Pameran “Wirausaha Mandiri 2011" di JCC, 22 Januari 2011 kemarin. Entah tiba-tiba saya teringat dengan sosok Farhan dalam film 3 Idiots.

Saya merasa terkagum-kagum dengan sosoknya (bang Yoris-twitter : @yoris) didepan, berbicara layaknya seorang yang memberikan “charge” motivasi buat para pengunjung yang ingin merubah hidupnya. Tak henti-hentinya aku hanya ‘mlongo’ dan angguk-angguk kepala dengan statement yang acap kali menggelitik sanubari ini.

Intinya, sesuatu hal apapun yang akan menjadi capaian-capaian besar kita, harus mulai detik ini dipikirkan. Melakukan suatu pekerjaan atau memulai usaha yang sesuai dengan “passion” kita. Mas Yoris sendiri mendefiniskan “passion” sebagai hal yang  membuat kita senang apabila mengerjakan sesuatu yang sifatnya menghasilkan. Sehingga jika “passion” ini telah tertanam pada diri kita, apapun yang kita kerjakan kita usahakan akan terasa “comfort” dan ikhlas dalam menjalaninya, sehingga ketika terpaan dan hantaman mendekati, menghadang kita, dengan bekal “passion” yang telah tertanam pada diri kita, kita mampu berdiri kembali, berjuang untuk mencapai capaian-capaian yang kita harapkan. Dan inilah yang saya asumsikan dalam diri Farhan, yang telah menemukan “passion”.

Diapun mencontohkan dari seorang pengusaha muda Indonesia, mas Hendi Setiono (Twitter : @hendisetiono). Seorang  CEO di Baba Rafi Corp, pemilik hampir 650 outlet Kebab turki Baba Rafi. Meski basic mas  Hendi adalah Sarjana Teknik Informatika, tetapi dia menemukan “passion” dia di bidang kuliner. Karena memang dia sangat suka dengan bidang kulineri, dan inilah yang menjadi “passion” mas Hendi sehingga mampu menjadi CEO sebuah usaha Kebab Turki yang mencapai omzet 1 milliar/bulan.
Namun Mas Yoris sendiri menggaris bawahi, jika hal tersebut bukan berarti tidak bermanfaat. Tetap bersinergi, meskipun tidak sesuai dengan apa yang kita pelajari saat di bangku kuliah, bukan sesuai dengan bidang yang kita tekuni saat itu. Karena hal itu akan memberikan ciri terhadap apa yang kita geluti saat ini atau suatu saat nanti. Contoh kasus salah satu  pemilik usaha taksi Blue Bird, yang pada dasarnya beliau adalah menekuni ilmu Kedokteran. Terlihat begitu detail dalam me-manage usahanya, kesan bersih, rapi pasti akan kita temui saat menggunakan jasa taksi ini. Bahkan, tak tanggung-tanggung, jika ada barang yang tertinggalpun akan diantarkan sesuai alamat yang ada. Jadi tidak serta merta ilmu yang selama ini kita pelajari tidak bermanfaat. Apapun itu pasti akan bersinergi dengan usaha yang kita kerjakan saat ini.

Beda lagi dengan Mas Wahyu Aditya Founder dan CEO HelloMotion & KDRI (betewe mau tau gak siapa dia follow aja twitternya @maswaditya). Dia telah menemukan “passion” itu sejak di bangku kuliah. Sehingga dia tahu masa depan dia pribadi. Dengan alasan melihat kondisi Indonesia, yang sangat minim ilmu tentang Animasi, dia terpanggil untuk mendirikan sekolah Animasi. Inilah “passion” yang akan menghantarkan kita pada sebuah kesuksesan, yang senantiasa menyertakan kebahagian seseorang kedalam kebahagiaan pribadi. So, Bagaimana dengan kita ? temukan “passion” pada diri kita, atau kalau bahasanya Mas Nugie Lentera Jiwa.
Dan inilah yang pastinya  terdapat pada sosok muda berbakat yang menjadi Juara & Finalis Wirausaha Mandiri 2011 yang kemarin beberapa saya temui bersama teman-teman saya. Mereka telah menemukan “passion” mereka masing-masing. Bayangkan mereka masih duduk di bangku kuliah, dengan kisaran umur 20-30 tahun. Namun mereka telah mampu memberikan karya terbaik bagi negeri ini. Membuka peluang usaha dengan menjadi Entrepreneur Muda.

Tak sedikitpun saya lewatkan stand-stand yang ada, dengan gaya SKSD saya tanya beberapa finalis yang saat itu kebetulan menunggu stand mereka masing-masing.  Cukup antusias dengan beberapa finalis, mereka mau  diajak berdiskusi, dan saya pun menanyakan bisnis usaha yang digeluti dari awal pemilihan usaha hingga marketing-nya. Tak segan-segan saya ucapkan “salut” ataupun acungan jempol ke mereka. Mereka memang pantas diberi apresiasi. Karena mereka adalah pribadi-pribadi mulia yang tekun dan gigih. Terbukti mereka mampu mendirikan Usaha Mandiri, menjadi Entreprenuer. Memanfaatkan potensi alam, kerajinan masyarakat suku dalam. Dan mampu menangkap pangsa pasar yang ada. Dan saat itu pula, semangat saya mulai terbakar lagi untuk bisa maju dan mewujudkan impian-impian. Mari kita wujudkan teman-temanku.


Selasa, 21 Desember 2010

Happy Mother Day : Special Gift Song For Mama

Selamat Hari Ibu, Ibu, Ibu dan Ayah. Terimakasih atas setiap tetes keringat dan tetes air mata yang semata-mata hanya untuk ku...Salam kecup kening buatmu Emakku, Emakku, Emakku di kampung sana, spesial juga untuk semua ibu, emak, mama, umi, mother, bunda di seluruh dunia. Juga untuk semua pendamping ibu, tidak lain adalah seorang laki-laki yang senantiasa melindungi kami (baca : ibu dan anak). SUPER Ayah atas setiap pengorbananmu .... :'(  :'(






Minggu, 12 Desember 2010

HERBAL ; Penangkal Demam

Musim yang tidak menentu  akhir-akhir bulan ini, menyebabkan kondisi tubuh terjadi reaksi yang mengakibatkan menurunnya imunitas. Salah satunya yaitu demam. Mungkin pengalaman membaca  saya tentang demam yang tepatnya saya baca  dari salah satu teman saya yang berprofesi sebagai tenaga medis, sebut saja bekam ini semoga hal ini dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. 

Dari buku yang saya baca menuturkan, jika demam itu bukanlah ‘penyakit’ melainkan suatu reaksi tubuh dalam menghadapi ragam gangguan imunitas, sehingga dalam menghadapi demam, justru diperlukan trik untuk  menjaga dan meningkatkan energi dan gizi tubuh, terutama penambahan asupan cairan.
Apa aja sih obat herbal (dawa’/obat) yang berkhasiat unggul dalam meredakan demam? Tidak terlalu asing kok dalam keseharian kita. Diantaranya adalah sebagai berikut : 

1.      Madu (Mel depuratum)
“Barang siapa meminum tiga sendok madu dalam tiga pagi saja dalam satu bulan, tidak akan terkena penyakit berat.”( H.R. Ibnu Majah). Kita tahu jika pada madu banyak mengandung air dan fruktosa. Madu bersifat antibakteri karena keasaman alami dan hydrogen peroksida yang dihasilkan. Konsumsi madu secara teratur memperkuat sel putih untuk melawan bakteri dan penyakit yang diakibatkan  oleh virus. 3-7 sendok makan makan madu yang dicampur dengan air dingin dan diminum sebelum makan, 3 kali sehari dapat membantu meredakan demam. Terapi ini bermanfaat dilakukan di pagi hari 1 jam sebelum makan untuk detoksifikasi.


    2.     Habbatussauda-jinten hitam-black seed (Nigella sativa)
“Hendaknya kalian mengkonsumsi jinten hitam. Karena jinten hitam mengandung obat untuk segala jenis penyakit, kecuali As-Saam.” (HR Bukhari & Muslim).
Mempunyai sifat panas dan kering.  Habbatussauda juga mempunyai kandungan 15 macam asam amino, alkaloid dan saponin. Jinten hitam ini sangat baik meredakan demam yang disertai dengan batuk berdahak dan sejenisnya.

3.     Semangka (Citrullus vulgaris)
Semangka mempunyai sifat dingin dan basah. Pada daging buah sangat rendah kalori dan mengandung  93.4 %, protein 0.5 %, lemak 0.1 %, serat 0.2 % dan abu 0.5 %, serta vit.A,B,C. selain itu juga mengandung asam amino sitrullin, asam aminoasetat, asam malat, asam fosfat,arginin, betain, likopen, karoten, bromine, natrium, kalium, silvit, lisin, fructose, dekstrosa, dan sukrosa.
Buah ini dapat digunakan sebagai penurun panas lho, yaitu dengan memakan 500-1000 gr. Sebaiknya dilakukakn 2-3 kali sehari. Untuk meredam efek sampingnya dapat diformulasikan dengan jahe sebagai pereda demam.

4.      Mentimun (Cucumis sativus)
Timun mempunyai sifat dingin dan basah, dan kalau kita tahu timun mengandung 0.65 % protein, 0.1 % lemak, dan karbohidrat  2.2 %. Juga mengandung kalsium, fosforus, magnesium, zat besi, serta vit. A, B, B1, B2, dan C. Cara penggunaan buah ini dapat dilakukan dengan memarut timun dan digunakan sebagai kompres, namun juga bisa dikonsumsi langsung dapat efektif menurunkan demam.

      



 5. Bawang Merah (Allium ceppa)
Kandungan pada bawang merah ini sangat banyak sekali ternyata. Diantaranya adalah minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin. Biasanya untuk meredakan demam pada anak-anak bisa digunakan 5 bawang merah yang telah dicuci dan dikupas, kemudian diparut atau digerus dan ditambhakan minyak zaitun secukupnya.



 6. Labu air (Lagenaria leucantha R.)
“…Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu…” (Ash-Shaafat:146)
Labu sendiri mempunyai sifat dingin dan basah. Dimana memiliki kandungan kalsium, zat besi dan vitamin C. Untuk terapi demam ini bisa dilakukan dengan memarut labu air dan diperas dan diambil airnya. Pengobatannya dengan meminum 3 kali sehari masing-masing ½ gelas, bisa juga kita buat sup ataupun dijadikan lalapan.

7.      Bubur Talbinah (Hordeum vulgare)
Rosulullah bersabda : “Talbinah menenangkan hati orang sakit, menghilangkan sebagian kesedihan” (HR Bukhari & Muslim). Katanya nih talbinah mengandung metionin yang berfunsi menurunkan kolesterol dan tekanan darah, mengobati Parkinson, meningkatkan kekebalan tubuh, mengobati gangguan tidur, mengobati kanker, mengobati depresi. Talbinah atau disebut juga Jelai ini mengandung lysine yang berfunsi sebagai pembangun, mengandung hormon prostagofuin yang menyebabkan tidur, dengan demikian talbinah mencegah insomnia.
Pemanfaat yang paling baik yaitu dengan direndam kemudian direbus hingga mendidih. Bentuk tepung jelainya pun bisa dimanfaatkan untuk minuman, yaitu dengan menambahkan kaldu daging untuk memudahkan pencernaan. Bisa juga untuk kompres untuk mengatasi penyakit punggung, dan bis ajuga melembabkan berbagai macam infeksi kulit. 

8.      Minyak Zaitun  (Oleo europaea)
“Gunakanlah minyak zaitun sebagai lauk dan gunakanlah sebagai minyak rambut, karena ia berasal dari pohon yang penuh dengan berkah.” (HR Ibnu Majah)




Sifat minyak zaitun sendiri dingin dan lembab, dimana Daun dan tangkainya digunakan sebagai lambang perdamaian. Minyak zaitun sangat kaya  akan minyak essensial seperti omega 3,6, dan 9. Terdapat juga vit. A, B, B1, b2, C, D, E, K dan zat besi di dalamnya.
Karena sifatnya yang dingin dan lembab maka sangat baik untuk penyembuhan demam pada bayi dengan cara dibalurkan. Apabila diminum melegakan lambung, mengatasi peradangan pada lambung dan mengeluarkan cacing dari dalam perut. Daunnya pun dikenal untuk mencegah infeksi/luka terbuka yaitu dengan cara dibasuhkan air rendaman daun zaitun. Untuk demam bisa dikompreskan dengan beberapa daun yang telah direndam air hangat.

Kata Pak Ali Mashuda Apt, Sekretaris Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) sebenarnya semua herbal itu bermanfaat lho buat meningkatkan imunitas. Jadi sebenarnya tanaman yang ada disekitar kita itu bisa kita manfaatkan dengan baik sesuai dengan sifat tanaman tersebut. Nah sekarang kita tahu jika obat herbal itu lebih bermanfaat dan sangat baik untuk pencegahan. Oleh karena itu konsumsi secara rutin dapat efektif   menjaga imunitas tubuh kita. Selamat mempraktekkan teman-teman. Ditunggu kabar baiknya. ^_^

sumber ; Majalah Bekam, edisi Desember 2010

Minggu, 05 Desember 2010

Indeks Glikemik?

Kali ini saya akan menyinggung tentang GI atau IG. Kayaknya familiar ya dengan istilah ini??

Kemarin saya ingat saat menonton salah satu acara TV, ada salah satu iklan makanan yang mempromisikan snacknya dengan embel-embel (tambahan) nilai GI rendah (Glisemic Index), sebut saja iklan SoyJoy. Sebenarnya apa sich GI itu? Saya juga belum tahu banget sih. Mungkin ini bisa jadi panduan buat kita sebagai konsumen makanan.

Indeks Glikemik (IG) makanan adalah angka yang diberikan kepada makanan tertentu yang menunjukkan seberapa tinggi makanan tersebut meningkatkan gula darah setelah di konsumsi. Angka yang digunakan adalah 0-100. Makanan yang memiliki IG yang tinggi berarti makanan tersebut meninggikan gula darah dalam waktu yang lebih cepat, lebih fluktuatif, lebih tinggi, dari makanan yang memiliki IG yang rendah. Oleh karena itu pada penderita diabetes baik tipe 1 maupun tipe 2 sangat dianjurkan untuk memilih makanan dengan IG yang rendah.

Tapi perlu diketahui lho !! kalau naiknya gula darah atau glukosa darah hanya disebabkan oleh zat karbohidrat saja sementara protein dan lemak tidak meninggikan glukosa darah setelah konsumsi. Jadi indeks glikemik ini paling penting untuk memilih makanan yang mengandung banyak karbohidrat sebagai sumber tenaga. Makanan yang sangat kurang atau tidak mengandung karbohidrat tidak memiliki nilai IG seperti ikan, daging, telur, alpukat, minyak goreng, margarine dan lain-lain.

Sebenarnya anjuran mengkonsumsi makanan dengan IG yang rendah ini juga ditujukan kepada masyarakat umum, jadi tidak hanya untuk penderita diabetes. Badan Kesehatan Dunia WHO bersama dengan FAO menganjurkan konsumsi makanan dengan IG rendah untuk mencegah penyakit-penyakit degeneratif yang terkait dengan pola makan seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Makanan yang memiliki IG lebih dari 55 dikategorikan IG tinggi sementara yang kurang dari itu dikategorikan IG rendah.
Ada pula yang disebut Indeks Glikemik Load (IGL). IGL pada dasarnya adalah ukuran kualitatif sekaligus quantitatif dari suatu makanan sumber karbohidrat. Angka IGL diperoleh dengan cara mengalikan IG makanan dengan jumlah karbohidrat yang terkandung dalam makanan, biasanya di ukur berdasarkan jumlah karbohidrat per saji (serve) kemudian di bagi seratus.

Sebagai contoh: sebuah apel dalam ukuran sedang (ini adalah satu sajian/serve) memiliki karbohidrat 15 gram sementara IG nya adalah 40 maka IGL makanan tersebut adalah 40×15/100= 6 .

Disarankan agar IGL makanan tertentu tidak lebih dari 20. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa makanan yang memiliki IG yang tinggi disarankan dikonsumsi dalam jumlah atau porsi yang lebih sedikit untuk memperoleh IGL yang rendah. Sebaliknya makanan dengan IG yang rendah bisa dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak.

Mari kita lihat contoh lain di bawah ini:

Gula pasir memiliki IG 58, satu sajian adalah 10 gram gula pasir, jumlah karbohidratnya per saji adalah 10 gram maka IGL gula pasir adalah 58×10/100= 5,8

Nasi memiliki IG (diambil rata-rata) adalah 50, satu sajian adalah 150 gram, jumlah karbohidrat per saji adalah 42 maka IGL nasi adalah 50×42/100=21

Jika jumlah gramnya disamakan 10 gram, maka jumlah karbohidrat nasi adalah 42/150×10= 2,8 gram

Dengan demikian IGL 10 gram nasi adalah 50/100×2,8= 1,6

Jadi dengan jumlah gram yang sama nasi memiliki IGL yang lebih rendah dibanding gula (hampir empat kali lebih kecil) yang menunjukkan bahwa nasi lebih bijaksana untuk dipilih dibanding gula pasir dalam jumlah berat yang sama.

Bagi yang agak bingung dengan cara ini, bisa kok lihat acuan secara umum dibawah ini untuk mendapatkan IGL yang terkendali:

* untuk makanan yang IG nya tinggi porsinya dikurangi
* untuk makanan yang IG nya rendah porsinya bisa lebih banyak
* konsumsilah buah paling dua atau tiga saji sehari (satu saji buah contohnya sebuah apel dengan ukuran sedang)
* konsumsi sayur 3-5 saji sehari (satu saji sama kira kira dengan setengah gelas sayur yang ditiriskan)
* kurangi konsumsi gula dan makanan yang mengandung gula
* pilihlah beras yang ditumbuk dibanding beras yang putih hasil pabrikan
* jangan lupa minum susu atau makanan yang mengandung Calsium tinggi minimal 3 saji setiap hari (satu saji setara dengan segelas susu, selembar keju) diutamakan yang rendah lemak
* kurangi garam
* kurangi makanan yang berlemak
* jangan lupa berolah raga minimal 30 menit sehari 4-7 kali seminggu

Nih table IG untuk makanan tertentu. Buka saja disini http://www.sportindo.com/food_nutrition/nutrition_info.php. Komplit untuk semua makanan.